Chloramex: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll

CuitanDokter.Com – Arikel tentang Chloramex: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll tersedia di situs kami , waktu yang dibutuhkan untuk membaca tentang artikel Chloramex: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll yaitu 5-10 menit , jangan sungkan untuk berbagi artikel mengenai Chloramex: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll kepada teman anda ataupun sosial media yang anda punya , terimakasih .

Chloramex adalah obat untuk mengatasi infeksi yang diakibatkan oleh bakteri seperti Salmonella sp, riketsia, H influenzae, bakteri gram negatif, dll. Ketahui chloramex obat apa, dosis, efek samping, harga chloramex, dll.

obat-chloramex-doktersehat

Rangkuman Informasi Umum Obat Chloramex

Berikut ini adalah informasi umum obat chloramex, yaitu:

Nama Obat Chloramex
Kandungan Obat Kloramfenikol 
Kelas Obat Antibiotik kloramfenikol 
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi infeksi bakteri seperti demam tifoid, paratifoid, meningitis bakterialis, infeksi bakteri anaerob, anthrax, dll
Kontraindikasi Hipersensitif
Sediaan Obat Kapsul, cair, injeksi
Harga Obat Chloramex-500 mg per 10 strip kapsul

Harga obat chloramex mungkin berbeda-beda di setiap apotik atau toko obat online. Harap cek sebelum membeli. Obat ini tersedia dalam obat generik Chloramphenicol.

Chloramex Obat Apa?

Chloramex adalah golongan obat antibiotik kloramfenikol yang berfungsi untuk mengatasi infeksi bakteri tertentu seperti infeksi yang disebabkan oleh H. influenzae, Salmonella sp, riketsia, Limfogranuloma-psitakosis, dan bakteri gram negatif.

Obat ini juga ditujukan untuk mengatasi demam tifoid, paratifoid, meningitis bakterial, infeksi bakteri anaerob, anthrax, abses otak, ehrlichiosis, gas gangrene, granuloma inguinale, dll. Obat ini bekerja dengan cara melawan bakteri penyebab infeksi.

Fungsi Obat Chloramex

Chloramex digunakan untuk mengatasi indikasi, sebagai berikut:

  • Demam tifoid
  • Paratifoid
  • Infeksi mata
  • meningitis bakterialis
  • Infeksi bakteri anaerob
  • Anthrax
  • Abses otak
  • Ehrlichiosis
  • Gas gangrene
  • Granuloma inguinale
  • Q fever
  • Psittacosis
  • Ornithosis
  • Gastroenteritis berat
  • Melioidosis berat
  • Infeksi bakteri negatif gram
  • Infeksi sistemik berat dengan Campylobacter fetobacterium
  • Tularaemia
  • Penyakit Whipple
  • Infeksi yang disebabkan oleh H. influenzae, Salmonella sp, riketsia, dan Limfogranuloma-psitakosis

Obat ini mungkin ditujukan untuk kondisi lain yang tidak tercantum dalam informasi ini. Harap konsultasi pada dokter tentang penggunaan obat ini lebih lanjut.Dosis Chloramex

Berikut ini adalah panduan dosis obat chloramex, yaitu:

1. Infeksi Mata

Teteskan 1 tetes larutan 0,5% setiap 2 jam. Kenaikan dosis interval tergantung pada tingkat penyembuhan. Tetap gunakan obat tetes mata ini setidaknya 48 jam setelah penyembuhan lengkap.

2. Infeksi Bakteri

Dosis injeksi chloramex untuk meningitis bakterialis, infeksi bakteri anaerob, anthrax, abses otak, ehrlichiosis, psittacosis, Q fever, gastroenteritis berat, melioidosis berat, infeksi sistemik berat dengan Campylobacter fetobacterium, tularaemia, gas gangrene, granuloma inguinale, infeksi yang disebabkan oleh H. influenzae, listeriosis, wabah, dan penyakit Whipple adalah:

50 mg/kgBB per hari yang dibagi dalam 4 dosis. Dosis meningkat jadi 100 mg/kgBB per hari untuk meningitis atau infeksi berat karena organisme yang resisten sedang.

Pengobatan tetap dilanjutkan selama 4 hari walaupun suhu badan telah normal pada penyakit riketsia dan 8-10 hari pada demam tifoid.

Dosis anak adalah 50 mg/kgBB per hari dalam 4 dosis terbagi meningkat menjadi 100 mg/kgBB per hari untuk meningitis atau infeksi berat.

Informasi ini tidak menggantikan resep dari dokter. Harap gunakan obat ini sesuai dengan perintah dokter.

Baca Juga: 18 Penyakit yang Disebabkan oleh Bakteri (Harus Diwaspadai)

Interaksi Obat Chloramex

Interaksi obat adalah reaksi yang timbul saat Anda menggunakan beberapa obat, herbal, vitamin di saat yang sama. Berikut ini adalah interaksi dari chloramex saat dikonsumsi dengan obat lain, yaitu:

  • Mengonsumsi obat ini bersamaan dengan vitamin B12 akan menurunkan efek zat besi dan vitamin B12 terutama pada pasien anemia
  • Mengonsumsi obat ini bersamaan dengan antikoagulan oral, agen hipoglikemik oral, dan fenitoin akan meningkatkan efek obat tersebut dan mungkin berakibat fatal
  • Hindari mengonsumsi obat ini bersamaan dengan obat-obatan yang menekan fungsi sumsum tulang

Obat ini juga memiliki risiko interaksi terhadap beberapa obat berikut ini:

  • Acetylsalicylic Acid (aspirin)
  • Adrenalin (epinephrine)
  • Ampicillin
  • Augmentin (amoxicillin / clavulanate)
  • Celebrex (celecoxib)
  • Cipro (ciprofloxacin)
  • Cotrim (sulfamethoxazole / trimethoprim)
  • Dexamethasone
  • Dexamethasone Intensol (dexamethasone)
  • Hydrocortisone
  • Paracetamol (acetaminophen)
  • Penicillin G Procaine (procaine penicillin)
  • Phenobarbital
  • Tetracycline
  • Valproate Sodium (valproic acid)
  • Vitamin A, D (multivitamin)
  • Vitamin B Complex 100 (multivitamin)
  • Vitamin B1 (thiamine)
  • Vitamin B12 (cyanocobalamin)
  • Vitamin B6 (pyridoxine)
  • Vitamin C (ascorbic acid)
  • Vitamin D3 (cholecalciferol)
  • Vitamin K (phytonadione)
  • Vitamin K1 (phytonadione)
  • Zinc (zinc sulfate)

Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat, vitamin, atau herbal lain sebelum mengonsumsi obat ini untuk mengurangi risiko interaksi obat.

Baca Juga: Infeksi Bakteri E. Coli: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Efek Samping Chloramex

Berikut ini adalah risiko efek samping obat chloramex, yaitu:

  • Diare
  • Mual atau muntah
  • Sakit kepala
  • Mati rasa
  • Kesemutan
  • Sensasi kulit terbakar
  • Kelemahan di tangan atau kaki
  • Ruam kulit
  • Demam
  • Kesulitan bernafas
  • Sakit tenggorokan

Efek samping ringan tidak memerlukan perhatian khusus, namun hentikan dosis dan segera hubungi dokter apabila mengalami efek samping berat dan kondisi tidak kunjung membaik.

Peringatan Obat Chloramex

Berikut ini adalah peringatan sebelum Anda menggunakan obat ini, yaitu:

  • Jangan minum obat ini jika Anda alergi terhadap antibiotik kloramfenikol
  • Beritahu dokter apabila Anda memiliki riwayat penyakit sumsum tulang atau jumlah sel darah rendah sebelum minum obat ini
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang berencana hamil, sedang hamil, atau menyusui sebelum menggunakan obat ini
  • Minum obat ini sesuai dengan aturan dokter

Petunjuk Penggunaan Obat

Berikut ini adalah petunjuk penggunaan obat, yaitu:

  • Ikuti penggunaan obat sesuai dengan petunjuk dokter dan label resep
  • Chloramex injeksi diberikan ke dalam vena untuk jangka waktu tertentu
  • Konsultasikan kembali pada dokter penggunaan chloramex dalam sediaan tetes mata, kapsul, cair, dan injeksi
  • Gunakan obat ini untuk jangka waktu yang ditentukan
  • Obat ini tidak akan manjur untuk infeksi virus

Itulah penjelasan umum tentang chloramex obat apa. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo.

 

  1. MIMS. 2020. Chloramex. http://mims.com/indonesia/drug/info/chloramphenicol/?type=brief. (Diakses pada 8 Februari 2020).
  2. Drugs. 2019. Chloramphenicol. https://www.drugs.com/cdi/chloramphenicol.html. MIMS. 2020. Chloramex. http://mims.com/indonesia/drug/info/chloramphenicol/?type=brief.

Artikel Asli :https://doktersehat.com/obat-chloramex/