Bibir Pecah-Pecah Tanda Diabetes?

CuitanDokter.Com – Arikel tentang Bibir Pecah-Pecah Tanda Diabetes? tersedia di situs kami , waktu yang dibutuhkan untuk membaca tentang artikel Bibir Pecah-Pecah Tanda Diabetes? yaitu 5-10 menit , jangan sungkan untuk berbagi artikel mengenai Bibir Pecah-Pecah Tanda Diabetes? kepada teman anda ataupun sosial media yang anda punya , terimakasih .

Bibir pecah-pecah biasanya disebabkan oleh kebiasaan kurang minum. Hanya saja, belakangan ini pakar kesehatan dari India menyebut hal ini bisa jadi terkait dengan diabetes. Sebenarnya, bagaimana bisa bibir pecah-pecah menandakan diabetes?

bibir-pecah-doktersehat

Kaitan Antara Diabetes dengan Bibir Pecah-Pecah

Pakar kesehatan yang menyebut kedua hal ini berkaitan adalah dr. Sudha Menon. Dia menyebut bibir pecah-pecah memang seringkali dipicu oleh kurang minum atau suhu udara yang panas. Biasanya, asalkan kita mencukupi kebutuhan air putih, maka masalah ini bisa segera diatasi.

“Dalam dunia medis, bibir pecah-pecah disebut dengan cheilitis. Kondisi ini ditandai dengan bibir yang retak, pecah, atau bahkan terkelupas. Demi mengatasinya, kita harus mengembalikan keseimbangan cairan tubuh atau menggunakan bahan-bahan herbal lainnya. Hanya saja, dalam kasus yang ekstrem, bibir pecah-pecah ini terus memburuk. Bisa jadi hal ini terkait dengan masalah kesehatan yang lebih serius,” ucap dr. Menon.

Sebagaimana dr. Menon, pakar gizi Kavita Devgan juga menyebut bibir pecah-pecah yang parah dan tidak kunjung bisa diatasi bisa saja terkait dengan sembelit, masalah anemia, serta diabetes. Hanya saja, Devgan tidak menjelaskan bagaimana bisa masalah ini terkait dengan diabetes.

“Jika penyebabnya bukan karena dehidrasi, bisa jadi dipicu oleh kadar gula darah yang berlebihan atau masalah pada hemoglobin. Selain itu, dalam beberapa kasus hal ini disebabkan oleh penggunaan kosmetik yang tidak cocok. Sebaiknya kita menghubungi dokter untuk mengatasinya,” ucap Devgan.

Beberapa Hal Lain yang Menandakan Diabetes

Selain bibir pecah-pecah yang sangat parah, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mewaspadai gejala tak terduga lain dari diabetes.

Berikut adalah tanda-tanda kesehatan tersebut.

  1. Terjadinya Perubahan pada Kulit

Pakar kesehatan menyebut perubahan pada kulit sebagai sesuatu yang sebaiknya kita waspadai. Jika dalam beberapa bagian kulit terjadi perubahan warna menjadi lebih gelap dan bersisik, bisa jadi hal ini menandakan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Perubahan warna yang sebaiknya kita waspadai adalah di belakang leher, sikut, atau pada buku-buku jari.

Memang, dalam beberapa kasus, masalah kesehatan tersebut terkait dengan acanthosis nigricans, sejenis gangguan kulit yang cukup langka, namun pakar kesehatan menyarankan kita untuk segera memeriksakan kadar gula darah ke dokter jika sampai mengalaminya. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar insulin yang bisa membuat sel-sel kulit mengalami perubahan warna sehingga menjadi lebih gelap.

  1. Perubahan pada Penglihatan

Jika sebelumnya kita harus memakai kaca mata karena mengalami gangguan penglihatan namun tiba-tiba kita tidak perlu menggunakannya karena pengihatan kembali membaik, bisa jadi hal ini justru menandakan diabetes, lho.

“Terkadang, penglihatan akan semakin membaik, namun terkadang ada pasien yang mengaku mengalami penglihatan yang semakin memburuk dan membutuhkan kaca mata baru. Hal ini disebabkan oleh kadar gula darah tinggi yang bisa menyebabkan perubahan pada pembuluh darah menuju mata,” ucap Howard Baum, pakar kesehata dari Vanderbilt University.

  1. Sering Mengalami Gatal-Gatal

Salah satu gejala diabetes yang jarang disadari banyak orang adalah seringnya sensasi gatal atau masalah kulit kering muncul. Hal ini bisa terjadi pada lengan, kaki atau betis.

  1. Penurunan Pendengaran

Pakar kesehatan dari National Institute of Health menyebut pendengaran yang semakin berkurang bisa jadi terkait dengan diabetes. Kita sebaiknya segera melakukan tes gula darah untuk memastikan apakah penyebabnya adalah masalah kesehatan ini.

  1. Mendengkur yang Lebih Parah

Separuh dari pengidap diabetes tipe 2 cenderung mengalami gangguan pernapasan saat tidur, tepatnya mendengkur. Jika sebelumnya sudah pernah mendengkur, dengkurannya cenderung lebih parah.

 

Sumber

  1. Chakravorty, Joyeeta. 2020. It’s time to lend an ear to your chapped lips. https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/spotlight/its-time-to-lend-an-ear-to-your-chapped-lips/articleshow/73697401.cms. (Diakses pada 2 Februari 2020).

Artikel Asli :https://doktersehat.com/bibir-pecah-pecah-tanda-diabetes/